- Budianto Sianturi, Simco Togatorop, Erick Naibaho dan 20 lainnya menyukai ini.
- Martahan Simatupang Togatorop Lamasi Sianturi,wacana on nunga hupasahat langsung tu amanta Samsul Sianturi SH,pd prinsip nasida sipanolopi do sepanjang tujuan dan maksud ni pertemuan tsb utk Pembangnunan dan Persatuan Muara,molo adong do undangan tertulis asa dipasahat panitiama ate,asa boi di atur nasida jadwal,ala kebetulan acara nasida cukup padat dlm rangka manghobasi rencana nasida sbg Calon DPR D Propsu 2013 - 2019 sian Dapil 9 ( Taput-Tobasa-Samosir-Humbahas-Tapteng dan Kodya Sibolga) sian Partai Demokrat no urut 5,mauliate anggiat tulus sude angka natasangkapi ate.Horas n GBU !
- Lamasi Sianturi Mauliate Tulang Martahan Simatupang Togatorop.Pangidoan pe nian, asa rap mambahen pandapot na ma nian akka dongan. songon dia, bentuk ni acara i, ise ma sebagai protokol na, sian dia do hita manggali dana??? Tu dongan pengurus, asa dihatai songon dia mambahen undangan tertulis tu tokoh-tokoh pangaratto ni MUARA. Mauliate, ditolopi akka dongan...
- Lindur Siburian Mauliuate di angka respon ni angka dongan. Kita buat pertemuan ini dalam suasana yang bersahaja dengan prinsip semua ambil bagian, tanpa ada niatan atau maksud dari individu/pihak lain untuk memanfaatkan moment ini untuk kepentingan kampenye/promosi atau hal hal yang berbau politik sektoral. Sian Jakarta, kami sudah saling koordinasi dan akan bertemu dalam waktu dekat ini. ada baiknya masing masing wilayah membuat pertemuan serupa, sehingga kita bisa saling menginventaris resources dan kebutuhan lain pada saat acara. mauliate
- Lamasi Sianturi Sesuai dohot postingan terdahulu, acara on hita laksanakan tanggal 30 des taon on. ala naung soppit tikki on, asa marsiurupan hita di akka pemikiran, mangalului dana laho mangalaksanahon acara on. Baen hamu akka pandapot muna akka dongan. asa terlaksana acara on, sebagai bentuk PERDULI MUARA..... horas mauliate....
- Restuala Namora ala hami selama on mendukung pelestarian budaya,sian au rombongan par uning uningan ma dht rombongan panortor, pangisi acara. Au pe langsung mambayar nasida na binoan ni rombongan Hendra Siregar. Asa adong dampak keterlibatan nangi amang Lamasi Sianturi boha hira hira?
- Budianto Sianturi II Amang Lindur Siburian, molo sound sistem antong sian Amanguda Lamasi Sianturi mai, manang nasida ma mangkondisihon i ate amanguda Lamasi Sianturi hehe pangidoan
- Lamasi Sianturi Mauliate di lae Restuala Namora, ala haradeon ni roha muna i. appara doli Budianto Sianturi II, hu coba pe mengkoodinasihon tu Muara, asa siap sound systim plus alat musik na untuk tgl 30 des 2013. Alai massai godang dope naporlu na laho tu acara i. Ta...Lihat Selengkapnya
- Lindur Siburian Mauliate lae. Molo sepakat do hita, tu rekening ni Komunitas Peduli MUara i pe taho di transfer. Di bendahara do maniop rekening on, alai dang hea be di bereng hami rekening on, alana pasif do angka dongan. jadi dang adong na martrnasfer. .. boha menurut dongan?
- Lamasi Sianturi Lae Lindur Siburian, tolong sebutkan nomor rekening Komunitas Peduli Muara, asa diboto akka dongan na somamboto dope, mauliate..
Rabu, 30 Oktober 2013
PEDULI Muara
The Power Of Unity
The Power of Unity
Lindur Siburian
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Sebuah
peribahasa yang sejak dahulu kala sampai saat ini masih tetap relevan
dengan kehidupan umat manusia. Entah itu bisnis, keluarga, hubungan
antar manusia maupun dalam konflik sosial. Bahkan sekedar mengingat
sejarah masa lalu, Indonesia bisa merdeka karena adanya kesatuan para
pejuang terdahulu, dimana telah hampir dicerai-beraikan oleh penjajah
selama hampir 350 tahun. Karena konteksnya dalam bisnis, maka tulisan
kali ini akan lebih difokuskan pada kegiatan usaha, terutama industri
keuangan.
Unity atau kesatuan merupakan sebuah
uangkapan yang memiliki makna sangat luas. Kesatuan dalam arti
sederhana bisa digambarkan sebagai gabungan dari individu-individu,
entah itu berlatar-belakang sama atau berbeda yang telah bergabung
dalam sebuah visi dan misi yang sama pula. Seberapa powerfull-nya
kelompok tersebut sangat ditentukan oleh bagaimana masing-masing
individu tersebut memandang esensi kesatuan diantara mereka. Ibarat
lidi, akan lebih memiliki kekuatan apabila diikat dalam satu kesatuan.
Demikian halnya dalam sebuah organisasi, terutama di
perusahaan-perusahaan yang berskala besar dan cenderung padat karya..
Pada umumnya perusahaan ini terdiri dari berbagai macam karakter
karyawan, latar belakang sosial dan pendidikan, ragam suara,
kepentingan dan lain. Dengan adanya keragaman ini akan menjadi sulit
untuk menumbuhkan kesatuan di tubuh organisasi tersebut.
Dalam sebuah pemberitaan majalah ibukota akhir tahun lalu, unity
dalam konsep manajemen merupakah salah satu roh penting dalam trend
manajemen masa kini dan masa depan. Beragam teori dan konsep manajemen
yang ditawarkan oleh para ahli, konsultan semuanya mengacu kepada unity, yang diimplementasikan melalui team work. Se canggih apapun konsep manajemen yang ditawarkan kepada sebuah perusahaan berikut dengan segala tools pendukungnya, akan mubazir bila masing-masing individu tidak memandang konsep itu sebagai visi bersama.
Industri keuangan menyediakan beragam produk jasa
keuangan yang akan ditawarkan ke masyarakat umum. Bagaiman produk itu
lahir dan sampai ke konsumen tentu harus melewati proses dan siklus
yang panjang. Setiap proses ini juga ditangani oleh masing-masing
departemen, dan didalam departemen sendiri juga terdiri dari berbagai
ragam individu. Dalam konsep pemasaran modern, produk itu lahir dari
sebuah siklus yang panjang. Seharusnya masing-masing simpul dan aliran
dari siklus tersebut ditangani oleh individu yang bertindak dan
memiliki pola pikir sebagai seorang marketing. Pola pikir seorang
marketing hanya satu yaitu bagaimana pekerjaan yang dilakukan oleh
bersangkutan baik melalui produk langsung atau tidak bisa “laku” dalam
arti ada orang yang memberikan apresiasi, ada orang yang tertarik
kemudian melakukan deal dan akhirnya ada rasa kepuasan
dikonsumen. Dengan demikian yang bersangkutan juga akan merasa puas
dengan hasil karyanya tersebut. Melalui pemahaman seperti ini, maka
semestinya tidak ada yang namanya departemen marketing. Setiap individu
dalam organisasi atau perusahaan juga seorang marketing, apakah itu
office boy, satpam, orang accounting dan finance, IT dan bahkan
Management juga bertindak sebagai marketing.
Dalam telaah alur produksi sebuah produk jasa
keuangan, katakanlah leasing dan pembiayaan. Apabila seorang konsumen
ingin memberli produk dari sebuah perusahaan pembiayaan tentunya.
Pertama kali dia harus berhubungan dengan bagian sales atau customer
services atau bahkan juga seorang satpam atau operator. Kemudian data
dan informasi nasabah akan ditransfer ke bagian analisis. Analisis
akan memproses proposal nasabah, yaitu menentukan term & condition,
jumlah cicilan yang akan dibebankan kepada nasabah, dan selanjutnya
akan ditranfer ke bagian sales dan selanjutnya dilakukan penagihan
premi oleh finance. Apakah prosesnya berhenti sampai di
situ. Jawabannya tentu tidak. Perusahaan akan tetap menjaga hubungan
dengan nasabah. Dan bila nasabah mengalami klaim, maka bagian klaim
akan mem-follow-up dengan standard servis yang lebih baik
tentunya. Keseluruhan proses ini tentu harus dilakukan dengan pola
pikir kesatuan visi dan misi yaitu akan melahirkan konsep layanan
secara utuh dengan memuaskan konsumen. Disamping itu masing-masing
bagian bisa menikmati kepuasan atas alur produksi tadi. Sama-sama
senang, dan tentu beban biaya, tenaga bisa berkurang.
Konsep sederhana diatas merupakan salah satu bagian
terkecil dari konsep unity yang bisa diterapkan dalam industri
asuransi. Beragam aktivitas lain yang jauh lebih kompleks yang tentu
dengan adanya konsep unity ini akan menjadi lebih bagus. Prosesnya
dilakukan secara bersama-sama, dinikmati bersama-sama dan juga untuk
kesejahteraan bersama-sama. Bila saya ilustrasikan seperti sebuah
sungai, dimana sungai bisa besar adalah akibat adanya kesatuan dari
masing-masing selokan, got kecil-kecil, menjadi anak-anak sungai. Dan
anak-anak sungai itu akan bersatu membentuk aliran sungai yang lebih
besar. Dan selama proses mengalir, sungai ini akan mengikuit arah
aliran secara bersama-sama, terjun bersama-sama, ditimpa batu
bersama-sama, mendobrak tebing bersama-sama dan bahkan menikmati
kotoran secara bersama- sama. Hasilnya, adalah menjadi kekuatan alam
yang luarbiasa, dan bahkan bisa menerjang kehidupan umat manusia satu
pulau seperti yang terjadi pada musibah banjir bohorok. Dengan
demikian, organisasi yang dilandasi oleh the power of unity akan menjadi market leader dan juga bisa menjadi penguasa bisnis di sektornya. Selamat berkarya.
Oleh : Ir. Lindur Siburian, MM, ANZIIF (CIP), A3IK
Pengamat Pemasaran dan Manajemen Industri Keuangan
Pengamat Pemasaran dan Manajemen Industri Keuangan
VISI DAN MISI MUARA NAULI
VISI DAN MISI MUARA NAULI Konsep:
Tag Line : Komunitas Peduli Muara, Muara Nauli Masihol au tu ho, Muara Haholonganku....atau usul yang lain....
Slogan : MUARA BERKARYA. MUARA MARHOBAS, MUARA MEMBANGUN, MUARA MARTABE , atau adakah usul yang Lain......
VISI:
Menggali potensi peningkatan kesejahteraan masyarakat MUARA NAULI muara dengan Konsep/Tag Line/Slogan/Brand : "MUARA BERKARYA"
MISI:
1. DI BIDANG SOSIAL
a. Membantu masyarakat MUARA NAULI guna dapat meningkatkan taraf hidup
b. Pembinaan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat MUARA NAULI
untuk menjaga dan mengembangkan budaya adat masyarakat budaya DALIHAN
NATOLU
c. Menyelenggarakan pendidikan non formal dan pelatihan-pelatihan dalam rangka memberdayakan dan mencerdaskan masyarakat.
d. Penelitiam di bidang Ilmu Pengetahuan dan Studi Banding
e. Mengembangkan keparawisataan DI MUARA NAULI dengan mengadakan pelatihan agar muncul sadar wisata dalam masyarakat.
f. Meningkatkan Kepedulian Sosial bagi sesama, Semangat kerja gotongroyong( Budaya Masiurupan , Marsiadapari, Masialapan gogo)
2. DI BIDANG KEMANUSIAAN
a. Memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan mengelola lingkungan
b. Mendirikan dan memperbaiki pemukiman kepada kehidupan yang layak untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat
c. menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan pelestarian budaya, masyarakat, etnik, spiritual sebagai investasu cultural
d. Memberikan bantuan kepada masyarakat untuk meningkatkan pembangunan ekonomi pada masyarakat di DI MUARA NAULI
e. melestarikan lingkupan hidup
f. Memlihara hubungan kekerabatan/parhahamaranggion sesuai dengan prinsip dalihan na tolu
f. Memanusiakan manusia sepertilayakn ya diri kita sendiri ( Saling mengasihi )
3. DI BIDANG EKONOMI
a.Meningkatkan Pendapatan Perkapita Masyarakat Muara Nauli
b.Sistem Perokonomian
c.
d.
e
4. DI BIDANG KEAGAMAAN
A.Rajin Beribadah Sesua dengan Agama dan Kepercayaan yang di anut
b.
c.
d.
e.
5. DI BIDANG PERTANIAN/AGRARIS
A.
b.
c.
d.
e.
5. DI BIDANG PERIKANAN
A.
b.
c.
d.
6. Di BIDANG PERSTEKSTILAN
A, Meningkatkan Skil/Keahlian Para Pengrajin Ulos
b.
c.
d.
7.DI BIDANG ADAT
A.
b.
c.
d.
e
8. DI BIDANG LAIN LAIN
Langganan:
Postingan (Atom)








